Agribisnis (AGB)

PROTOTIPE ALAT PEMUPUKAN MULTIFUNGSI SISTEM TEBAR-TUTUP UNTUK PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT-PROGRAM HILIRISASI RISET PENGUJIAN MODEL DAN PROTOTIPE TAHUN 2026

IT
Civitas Akademika ITSI
22 October 2026 2 menit membaca 12 views

Penelitian ini didanai oleh DIREKTUR HILIRISASI DAN KEMITRAAN, KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK Indonesia

Penelitian ini didanai oleh DIREKTUR HILIRISASI DAN KEMITRAAN, KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK Indonesia

Kegiatan ini mengusulkan pengembangan prototipe alat pemupukan multifungsi sistem tebar–tutup melalui pengujian secara demonstrasi pada perkebunan kelapa sawit rakyat. Kebaruan inovasi terletak pada rekayasa alat manual yang mengintegrasikan fungsi penakaran dosis dan penebaran pupuk, pembukaan permukaan tanah (penggarukan piringan), dan penutupan pupuk dalam satu rangkaian kerja yang dilengkapi tangki pupuk yang digendong di pundak operator dan terhubung langsung dengan mekanisme penakar dan penyalur pupuk, sehingga pemupukan dapat dilakukan secara berkesinambungan dalam satu alur kerja. Potensi pengguna inovasi ini adalah lingkup perkebunan kelapa sawit rakyat berkisar  2,5 juta kepala keluarga yang ada di Indonesia. Sasaran pengguna meliputi pekebun kelapa sawit rakyat, kelompok tani, koperasi perkebunan, serta unit usaha jasa pemupukan. Dari sisi nilai komersial, alat ini prospektif karena berbasis teknologi mekanik sederhana, menggunakan bahan baku lokal, berbiaya produksi relatif rendah, mudah direplikasi, dan tidak bergantung pada sumber energi eksternal. Manfaat inovasi meliputi tersedianya prototipe alat pemupukan multifungsi sistem tebar–tutup yang teruji pada lingkungan yang relevan, Proyek yang akan dilaksanakan yaitu pengujian prototipe pada lingkungan yang relevan dalam hal ini perkebunan kelapa sawit rakyat Gapoktan Tani Mandiri di Kec. Laut Tador, Kab Batubara, Prov. Sumatera Utara selama bulan Juni-Juli 2026. Penelitian ini menggunakan metode wawancara mendalam kepada calon pengguna, yang melibatkan sejumlah 40 petani. Data yang dikumpulkan meliputi kinerja teknis prototipe, penilaian pengguna, masukan kualitatif dari wawancara, serta identifikasi kebutuhan modifikasi prototipe. Hasil seluruh instrumen digunakan untuk menilai ketercapaian fungsi utama prototipe dalam kondisi kebun rakyat dan untuk menyusun rekomendasi penyempurnaan prototipe. Aspek yang diuji meliputi kinerja sistem tebar–tutup, konsistensi penakaran dosis pupuk, kelancaran aliran pupuk dari tangki ke mekanisme penakar, efektivitas pembukaan tanah dan penutupan pupuk dengan tanah, serta kemudahan pengoperasian oleh pengguna, praktik pemupukan manual konvensional sebagai pembanding.

Berdasarkan pelaksanaan pengujian yang telah dilakukan, prototipe alat pemupukan multifungsi sistem tebar-tutup telah diuji pada lingkungan yang relevan dengan melibatkan 40 petani sebagai pengguna sasaran. Hasil pengujian menunjukkan bahwa prototipe memiliki keunggulan pada pembukaan tanah dan peningkatan mutu aplikasi pupuk, namun masih memerlukan penyempurnaan pada kelancaran aliran pupuk, efektivitas penutupan pupuk, bobot alat, dan kemudahan pengoperasian. Hasil pengujian ini digunakan sebagai dasar evaluasi dan penyempurnaan prototipe dalam rangka mendukung peningkatan Tingkat Kesiapterapan Teknologi dari TKT 5 menuju TKT 6.

Bagikan: